radyoyagmur.com

Media Info Terpercaya

Bukit Gendang, Destinasi Wisata Paralayang Pertama di Kota Batam

Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau memiliki destinasi wisata baru dengan aktiviitas yang menantang. Destinasi wisata baru itu berupa wahana paralayang di Bukit Gendang, Sembulang, Kota Batam.

Bukit Gendang terletak di Pulau Sembulang, Kota Batam. Pulau ini dapat dijangkau dengan melintasi jembatan Barelang yang menjadi ikon Kota Batam. Butuh sekitar satu jam perjalanan dari Batam Center, pusat pemerintahan Kota Batam.

Sebelum sampai di Bukit Gendang, wisatawan dapat menikmati pemandangan Pulau Sembulang yang dikelilingi pohon mangrove yang ridang. Begitu juga dengan destinasi Jembatan Barelang. Jembatan satu hingga jembatan penghubung keempat dapat menjadi spot foto tersendiri bagi wisatawan.

Tidak jarang lalu lintas antar-pulau ini padat setiap akhir pekan, karena menjadi destinasi favorit masyarakat lokal ataupun wisatawan luar Kota Batam. Wisatawan bisa singgah di pantai-pantai sepanjang perjalanan ke Bukit Gendang, lalu tiba di puncak bukit dengan naik sepeda motor ataupun mobil.

Pemerintah Kota Batam meresmikan Bukit Gendang sebagai destinasi wisata saat membuka Batam Second Floor Festival 2021 pada Kamis, 25 November 2021. Acara yang bertajuk “Langit Nusantara” ini menampilkan beberapa kegiatan, seperti paralayang, paramotor, lomba fotografi, melepas satwa liar, dan lainnya.

Peresmian Bukit Gendang dilakukan langsung oleh jajaran TNI Angkatan Udara sebagai pengelola destinasi dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ratusan warga Batam berbondong-bondong datang ke Bukit Gendang. Dari atas bukit, tampak pemandangan Kota Batam yang terdiri atas pulau-pulau berbukit dan waduk-waduk.

Seorang atlet paralayang, Widia, menyampaikan kekagumannya saat melihat pemandangan Kota Batam dari atas Bukit Gendang. “Pemandangannya bagus,” ujar Widia kepada Tempo, Minggu, 28 November 2021. “Ini kali pertama saya bermain paralayang di daerah kepulauan.”

Senada dengan Widia, atlet paralayang lainnya, Putri mengatakan, pemandangan di Kota Batam berbeda dari tempat paralayang di kampung halamannya. “Di tempat asal saya, pemandangan saat paralangan adalah Danau Maninjau,” kata atlet yang berasal dari Puncak Lawang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, itu. Putri melanjutkan, Bukit Gendang cocok untuk paralayang karena kondisi anginnya mendukung dan memiliki hamparan yang luas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, wahana paralayang di Bukit Gendang muncul dari usulan wisatawan yang gemar olahraga. “Ada juga wisatawan yang minta aktivitas wisata jetski, paralayar, paramotor, dan lainnya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.